Cuma butuh 1 menit untuk memahami kenapa proyek ini “Investment Grade”
Sebagai investor, Anda mungkin fokus pada Jakarta atau Australia untuk pertumbuhan aset. Namun, properti global yang cerdas membutuhkan Strategic Layer—aset yang memberikan income stabil, pajak sederhana, dan diversifikasi mata uang tanpa risiko tinggi.
Di sinilah R&F Princess Cove (New Casa Suites) berperan: Memanfaatkan ekonomi raksasa Singapura dari “pintu sebelah.”
Kita melihat Johor bukan sebagai market lokal biasa, tapi perpanjangan ekonomi Singapura.
Target operasional RTS Link pada akhir 2026 akan mengubah pola hidup selamanya:
Tipe 2-Bedroom menjadi primadona karena efisiensi bagi profesional Singapura. Berikut data pertumbuhan sewa nyata (2022 vs 2024):
Yield rata-rata Johor mencapai 4.5% vs Singapore 2.5%
Investasi di R&F Princess Cove bukan hanya soal kepemilikan aset, tapi juga gerbang menuju gaya hidup global. Melalui program Malaysia My Second Home (MM2H), properti Anda menjadi fondasi untuk izin tinggal jangka panjang bagi seluruh keluarga.
Di R&F Princess Cove Phase 3, fasilitas yang tersedia dirancang melampaui rata-rata CBD di Johor Bahru. Kami menyebutnya sebagai gaya hidup hotel bintang 5 yang terintegrasi di depan pintu rumah Anda.
Level 6: Urban Sky Sports Park & Lifestyle Zone
Level 4: Indoor Sports & Club House
Fasilitas olahraga dalam ruangan yang lengkap, mencakup Lapangan Badminton, Meja Pingpong, dan Snooker Room.
Investasi properti global adalah langkah besar yang membutuhkan data yang tepat. Jika Anda merasa informasi di atas menarik dan ingin membedah strategi portofolio atau aplikasi MM2H secara lebih mendalam, tim kami di Estates.ID siap membantu.
Ya. R&F Princess Cove Phase 3 memiliki status tanah Freehold (Hak Milik Selamanya). Ini adalah keunggulan utama dibandingkan banyak properti di luar negeri yang biasanya hanya berstatus Leasehold (Hak Guna Bangunan terbatas).
Tidak. Malaysia tidak mengenakan pajak warisan (Inheritance Tax). Ini menjadikan aset di sini sebagai instrumen legacy yang sangat efisien untuk diteruskan ke generasi berikutnya tanpa beban pajak yang besar.
Sangat aman. Transaksi properti di Malaysia sangat transparan dengan regulasi yang melindungi pembeli asing. Selain itu, Anda menggunakan skema Progressive Billing, di mana pembayaran hanya dilakukan setelah progres konstruksi (seperti fondasi atau struktur) diverifikasi secara resmi.
Malaysia tidak mengenakan annual foreign ownership surcharge. Anda hanya perlu membayar pajak properti standar seperti pemilik lokal, sehingga biaya pemeliharaan tahunan Anda tetap rendah.
Biasanya state levy di Malaysia adalah 3% dari harga beli. Namun, khusus untuk unit R&F Phase 3, pengembang memberikan Special Exemption sehingga Anda hanya perlu bayar RM 12k – 15k saja.
Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.